Senin, 17 Februari 2014

Serasa Hari Kiamat

  Serasa Hari Kiamat

Judul : Serasa Hari Kiamat
Penulis : Ali Mahmudi
Tag : Real story

Selamat Pagi teman-teman ? Senang bertemu kalian kembali, Kali ini saya akan sedikit cerita berdasarkan pengalaman pribadi saya, Maaf bukannya lebay atau alay, tapi saya hanya ingin berbagi perasaan "Bagaimana jika teman-teman berada sama atau  teman-teman adalah saya yang berada tepat pada kejadian itu".
sumber : www.google.com

Kala itu, Kamis 13 Februari 2014 tepat pukul 22.30 saya baru saja pulang dari acara kegiatan CHIT yaitu #NgoBarS, #CuBAKS, #NglaBrAKS, yang dihadiri oleh beberapa anggota dari CHIT disalah satu cafe Dermaga ABC di Kediri. Salah satu dari kami, waktu itu mendapat info seputar status Gunung Kelud yang melunjak naik ke Siaga 4 yang berkompetensi menjadi "AWAS" tapi kami tak begitu menghiraukan hal itu, karena memang jarak tempat kami tinggal ataupun kami kumpul lumayan jauh sekitar kurang lebih 30km dari Gunung Kelud, sehingga dampak dari letusan tidak begitu besar.

Malam sudah mulai larut, mata kamipun sudah mulai sayu memandangi layar komputer . Sehingga, tak lama kemudian kami memutuskan untuk pulang dan menyudahi acara untuk #NgoBarS, #CuBAKS, #NglaBrAKS CHIT malam itu.

Malampun terlihat begitu mencengangkan. Tiada bintang, tiada bulan, tiada hiasan dilangit kecuali awan tebal menyelimuti malam yang tiada terlihat dari kegelapan. Aku yang kala itu hanya terobsesi akan adanya letusan Gunung Kelud hanya berdiam sambil menatapi sebuah stasiun televisi guna memantau keadaan Gunung Kelud yang kabarnya akan meletus dan tiba-tiba, tak lama kemudian, terdengar suara petir yang sangat luar biasa mengalahi petir yang pernah saya lihat terlontar begitu besar detup bunyi cahaya dan suara yang keluar, hingga beberapa saat kemudian, terdengar suara aneh di atap kosan tempat saya tinggal dan setelah saya coba cek keluar untuk melihat apa yang terjadi diluar ternyata "subhanallah, hujan batu dengan kisaran sebesar biji jagung" gumamku, namun hujan batu itu hanya menjadi pembuka sebentar karena beberapa waktu kemudian disusul oleh hujan pasir dan abu vulkanik yang lumayan lebat layaknya hujan kala biasanya. Aku yang kala itu hanya berdua dengan salah satu anak kosan tempatku, bermaksud untuk turun ke lantai dasar dan sigap di depan teras kosan karena  takut terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Sungguh hal yang sangat luar biasa, kali kedua setelah beberapa tahun yang lalu aku alami melihat petir yang teramat besar melawati depan garis mataku. Aku tertunduk lemas melihat peristiwa itu, langit memerah disertai kabut tebal diiringi hujan pasir dan abu, ditambah petir besar menyambar seakan sedang mencari mangsanya.

Sungguh, ini adalah hal kali kedua yang mampu membuatku lumpuh tak berdaya, yang ada dalam pikiranku adalah hanya menyebut "Asma Allah".

Sebagaimana dari beberapa kitab dan beberapa ilmu yang pernah saya pelajari dan saya dengar, salah satu kejadian hari kiamat adalah Hujan Batu dan inilah, akhirnya akupun menjumpainya, "subhanaallah".

Itulah salah satu alasan kenapa cerita ini saya beri judul "Serasa Hari Kiamat", tak lain karena, saya merasa kejadian kala itu merupakan implementasi dari beberapa kalam allah dan itu memang benar.

"ya allah, semoga diberi ketabahan bagi semua korban dari letusan Gunung Kelud" #PrayToKelud

Maka dari itu, saya mengajak pada teman semua, mari kita mengingat, oleh siapa kita diciptakan dan pada siapa dikembalikan. Semoga kita orang yang beruntung :)
Salam N3kad dan Terima kasih.

Catatan: (Memasukan Item Pada Komentar)
Untuk menyisipkan video, gunakan tag <i rel="youtube">URL YOUTUBE ANDA...</i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan tag <i rel="image">URL GAMBAR ANDA...</i>
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">KODE ANDA...</i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan tag <i rel="pre">KODE ANDA...</i>

Link aktif akan dimatikan secara otomatis.

NB: Jika ingin menuliskan kode pada komentar harap gunakan Tool untuk mengkonversi kode tersebut agar kode bisa muncul dan jelas atau gunakan tool dibawah "Konversi Kode di Sini!".

NB: Jika ingin menuliskan komentar yang keluar dari topik pada artikel ini silahkan kehalaman OOT (Out Of Topic) dengan menekan tombol OOT di bawah ini.